-->

Featured post

Mencari Filsafat Terakhir

MENCARI FILSAFAT TERAKHIR? Dalam sejarah panjang filsafat, belum pernah ada seorang pun yang mencoba mengakhiri seluruh perjalanan filsa...

Rasisme dalam Demokrasi Sebuah renungan

Kita sering memaki rasisme dengan membabi buta.
Disisi lain kita mengagungkan demokrasi sebagai simbol kemenangan peradaban manusia.

Bahwa semua orang dengan segala jenis ras mempunyai kedudukan yang sama. Padahal Chauvinisme in heran dalam demokrasi modern. Rasisme hidup dalam sistem demokrasi.
Bagaimana tidak? Bukankah orang memilih yang mereka kenal atau tahu? Dan siapa itu yang mereka kenal ? Tentu saja jenisnya, rasnya, kelompoknya, kerabatnya, golongannya.

Apakah itu demokrasi ? Demokrasi bukan?

Apakah kota harus menghancurkan demokrasi untuk melenyapkan rasisme?

"SEBUAH RENUNGAN"

Penjelasan :

" Rasisme adalah suatu sistem kepercayaan atau doktrin yang menyatakan bahwa perbedaan biologis yang melekat pada ras manusia menentukan pencapaian budaya atau individu – bahwa suatu ras tertentu lebih superior dan memiliki hak untuk mengatur ras yang lainnya"

"Demokrasi adalah bentuk pemerintahan di mana semua warga negaranya memiliki hak setara dalam pengambilan keputusan yang dapat mengubah hidup mereka. Demokrasi mengizinkan warga negara berpartisipasi—baik secara langsung atau melalui perwakilan—dalam perumusan, pengembangan, dan pembuatan hukum. Demokrasi mencakup kondisi sosial, ekonomi, dan budaya yang memungkinkan adanya praktik kebebasan politik secara bebas dan setara. Demokrasi juga merupakan seperangkat gagasan dan prinsip tentang kebebasan beserta praktik dan prosedurnya. Demokrasi mengandung makna penghargaan terhadap harkat dan martabat manusia"

0 Response to "Rasisme dalam Demokrasi Sebuah renungan"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel