Hei... Aku meminta...
Hei...
Iya kau..
Dari bilik kamar ku ku teriakan diri mu.
Seberapa lama lagi aku harus memikirkan mu.
Seberapa gialanya aku ini melihat mu di kepala ini.
Bayang semu akan sosok tak terhapus mu.
Membuat ku hancur tak karuan.
Gila.. iya sejarang akubsamgat gila..
Apakah emosi dan perasaan ini harus ku hilangkan?
Menerima bahwa kau tak bisa ku miliki.
Hei...
Jangan seperti itu.
Ini bukan takdirkan..
Ini bukan nasib kan..
Kenapa harus berhari-hari kau menhantui ku.
Gila.. kamu bukan hantu.
Terlalu nyata..
Dan seolah kau tak tau ini.
Hei..
Aku lelaki yang tak tanggu.
Menyatakan perasaan ku.
Di saat kita pun berdua saja.
Aku tak mampu apa lagi jika ramai.
Hei..
Mata ku ingin menegluarkan airnya.
Tau kenapa?
Itu dirimu yang tak bisa kubelai.
Di bersedih karena.
Kepala dan hati ini memberontak.
Mengcurkan tubuh ini.
Mencabiknya dari dalam.
Hei..
Aku telah memanggil mu.
Wahai Dewi Aphrodite.
Apakah aku tak seperti Ares?
Ya mungkin aku hanya Hephaestus.
Hei..
Datanglah. Aku masih disini.
Kau masih mengetahui ku kan...
Ingatan mu tentang ku tak hilang kan..
Hei..
Kurang apa lagi aku..
Datang lah, mohon ku..
Aku meminta..
Dengarkan lah aku..
Aku meminta.
Aku berharap.
Aku juga ingin memdengarkan ingin mu dari ku..
Iya kau..
Dari bilik kamar ku ku teriakan diri mu.
Seberapa lama lagi aku harus memikirkan mu.
Seberapa gialanya aku ini melihat mu di kepala ini.
Bayang semu akan sosok tak terhapus mu.
Membuat ku hancur tak karuan.
Gila.. iya sejarang akubsamgat gila..
Apakah emosi dan perasaan ini harus ku hilangkan?
Menerima bahwa kau tak bisa ku miliki.
Hei...
Jangan seperti itu.
Ini bukan takdirkan..
Ini bukan nasib kan..
Kenapa harus berhari-hari kau menhantui ku.
Gila.. kamu bukan hantu.
Terlalu nyata..
Dan seolah kau tak tau ini.
Hei..
Aku lelaki yang tak tanggu.
Menyatakan perasaan ku.
Di saat kita pun berdua saja.
Aku tak mampu apa lagi jika ramai.
Hei..
Mata ku ingin menegluarkan airnya.
Tau kenapa?
Itu dirimu yang tak bisa kubelai.
Di bersedih karena.
Kepala dan hati ini memberontak.
Mengcurkan tubuh ini.
Mencabiknya dari dalam.
Hei..
Aku telah memanggil mu.
Wahai Dewi Aphrodite.
Apakah aku tak seperti Ares?
Ya mungkin aku hanya Hephaestus.
Hei..
Datanglah. Aku masih disini.
Kau masih mengetahui ku kan...
Ingatan mu tentang ku tak hilang kan..
Hei..
Kurang apa lagi aku..
Datang lah, mohon ku..
Aku meminta..
Dengarkan lah aku..
Aku meminta.
Aku berharap.
Aku juga ingin memdengarkan ingin mu dari ku..
0 Response to "Hei... Aku meminta..."
Post a Comment