Aku dengan segala emosiku
Aku
Saat ini aku berfikir
Ingin masuk kebayang-bayang
Luput dari dunia
Pergi ke alam lain
Tidak tau kemana
Ini sanagt membosankan
Wajah-wajah.
Ratapan itu
Ratapan itu sungguh memalukan
Memuaskan bahkan membosankan
Seinagtakau dalam hal-hal mencapai kebahagiaan
Manusia-manusia harusnya bekerja sama
Bukan dalang dari setiap pertengkaran
Bukan parasit yang menempel
Hidup ini begitu membosankan sampai
Dan sesampainya akau meraju
Merayap ke dinding-dinding
Ke permukaan, ke langit-langit, ke dasar tanah
Menjadi belakang lahirnya dan akhirnya sama
Manusia-manusia hanyalah belitung yang hidup
Menjijikan tapi masih ingin diluja-piji
Hidup seakan makanya hanya menurut siapa yang dominan
Paling hebat dan paling lemah
Semunya hanya paling dan paling saja
Aku dengan segala pikiran ku, perasan ku, dan emosi ku
Menulis ini untuk kita manusia.
Saat ini aku berfikir
Ingin masuk kebayang-bayang
Luput dari dunia
Pergi ke alam lain
Tidak tau kemana
Ini sanagt membosankan
Wajah-wajah.
Ratapan itu
Ratapan itu sungguh memalukan
Memuaskan bahkan membosankan
Seinagtakau dalam hal-hal mencapai kebahagiaan
Manusia-manusia harusnya bekerja sama
Bukan dalang dari setiap pertengkaran
Bukan parasit yang menempel
Hidup ini begitu membosankan sampai
Dan sesampainya akau meraju
Merayap ke dinding-dinding
Ke permukaan, ke langit-langit, ke dasar tanah
Menjadi belakang lahirnya dan akhirnya sama
Manusia-manusia hanyalah belitung yang hidup
Menjijikan tapi masih ingin diluja-piji
Hidup seakan makanya hanya menurut siapa yang dominan
Paling hebat dan paling lemah
Semunya hanya paling dan paling saja
Aku dengan segala pikiran ku, perasan ku, dan emosi ku
Menulis ini untuk kita manusia.
0 Response to "Aku dengan segala emosiku"
Post a Comment