Filsafat India Pra-Modern, Samkhya
Samkhya merupakan lanjutan dari Nyaya dan Vaisesika. Samkhya mendapati bahwa ketika Nyaya dan Vaisesika digabungkan, maka terdapat dua esensi yaitu: Kesadaran dan Energi. Kesadaran dan energi saling berharmoni dalam mencapai pemahaman. Itulah mengapa Sankhya sering disebut aliran Dualisme.
Energi merupakan pembentuk dari segala hal, kecuali kesadaran. Terdapat 5 elemen pembentuk alam semesta, yaitu: tanah, air, api, udara, dan ruang. Dari elemen tersebut, terdapat pembentuk tambahan, yaitu: bau, rasa, bentuk, sentuhan, dan suara. kelima pembentuk tambahan tersebut ditangkap oleh kelima indra, yaitu: hidung, lidah, mata, kulit, dan telinga yang akhirnya membentuk pengetahuan kognitif. Pengetahuan ini nantinya akan masuk kedalam pikiran dan selanjutnya di tanggapi oleh ego (nafsu) ataupun budhi (kecerdasan). Dan proses menanggapi ini yang di sebut dengan kesadaran.
Semoga dengan artikel ini, teman teman bisa mengerjakan UAS dengan lancar. Good Luck!
Oleh: Muhammad Qatrunnada Ahnaf dan Antonius Haryo
Energi merupakan pembentuk dari segala hal, kecuali kesadaran. Terdapat 5 elemen pembentuk alam semesta, yaitu: tanah, air, api, udara, dan ruang. Dari elemen tersebut, terdapat pembentuk tambahan, yaitu: bau, rasa, bentuk, sentuhan, dan suara. kelima pembentuk tambahan tersebut ditangkap oleh kelima indra, yaitu: hidung, lidah, mata, kulit, dan telinga yang akhirnya membentuk pengetahuan kognitif. Pengetahuan ini nantinya akan masuk kedalam pikiran dan selanjutnya di tanggapi oleh ego (nafsu) ataupun budhi (kecerdasan). Dan proses menanggapi ini yang di sebut dengan kesadaran.
Semoga dengan artikel ini, teman teman bisa mengerjakan UAS dengan lancar. Good Luck!
Oleh: Muhammad Qatrunnada Ahnaf dan Antonius Haryo

0 Response to "Filsafat India Pra-Modern, Samkhya"
Post a Comment